Sering kita mengalami nyeri pada persendian dan hampir selalu dikatakan bahwa sedang menderita asam urat, namun apakah benar bahwa rasa nyeri yang Anda alami adalah karena asam urat? Apa sih sebenarnya asam urat itu? Darimana asalnya? Dan apakah risiko dari menderita asam urat secara kronis?Asam urat adalah zat buangan hasil metabolisme dari purin (bukan protein).
Purin yang masuk dalam tubuh manusia akan diubah menjadi asam urat dan kemudian dibuang melalui ginjal. Asam urat dalam darah akan meningkat disebabkan oleh beberapa kondisi antara lain, konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi seperti jerohan (artinya soto betawi dengan babat, iso, usus yang Anda sukai juga termasuk), daging, seafood dan juga sayuran seperti kacang-kacangan serta oatmeal. Penyebab lain dari asam urat yang tinggi adalah penurunan fungsi ginjal sehingga buangan asam urat turun, dan penyebab yang agak jarang yaitu penyakit kanker.Apa saja gejalanya bila kita menderita penyakit asam urat ini? Yang paling sering dikeluhkan yaitu nyeri sendi di tempat yang khusus. Nyeri sendi karena asam urat terjadi terutama pada sendi yang sering mendapat tekanan misalkan, mata kaki, pangkal jempol kaki dan tangan, tumit, siku dan bisa juga di daerah telinga.
Gejala nyeri dirasakan terutama pada malam atau pagi hari pada saat cuaca dingin. Rasa nyeri ini disebabkan karena penumpukan kadar asam urat di celah sendi dan menimbulkan peradangan. Bila sudah terjadi secara kronis, maka akan terjadi kerusakan permanen di sendi tersebutSelain nyeri sendi, asam urat yang tinggi dapat menyebabkan batu ginjal serta dalam jangka waktu lama, akan merusak ginjal secara permanen hingga diperlukan cuci darah seumur hidup. Kadar asam urat yang tinggi ternyata juga berhubungan dengan kejadian diabetes mellitus (kencing manis) dan hipertensi.Bagaimana cara mencegah dan mengobatinya? Cara yang terbaik tentu dengan menghindari makanan tinggi purin seperti yang disebutkan di atas. Beberapa hal yang menarik antara lain:- Konsumsi kopi (bukan teh) dapat menurunkan kadar asam urat secara signifikan (menarik ya?)
- Dalam kondisi terjadi serangan akut, obat penurun asam urat justru memperberat rasa sakit sehingga harus dihindari
- Konsumsi alkohol akan menurunkan buangan asam urat melalui ginjal
- Minum air minimal 8 gelas sehari efektif untuk membuang asam urat
1. Apakah asam urat itu?
Asam urat sering dialami oleh banyak orang sekarang ini. Bahkan,
orang yang masih tergolong muda juga sering ditimpa penyakit ini.
Asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari
makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari
pemecahan sel dalam darah.
2. Apa saja gejala asam urat?
*) Kesemutan dan linu
*) Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
*) Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas
dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.
3. Apa penyebab tingginya asam urat dalam tubuh (hyperurisemia)
*) Peningkatan produksi asam urat
Peningkatan produksi asam urat terutama bersumber dari makanan
tinggi DNA (dalam hal ini purin). Makanan yang kandungan DNAnya
tinggi antara lain hati, timus, pancreas, ginjal. Kondisi lain
penyebab hyperurisemia adalah meningkatnya proses penghancuran DNA
tubuh. Yang termasuk kondisi ini antara lain : kanker darah
(leukemia), pengobatan kanker (kemoterapi), kerusakan otot.
*) Penurunan pembuangan asam urat
Lebih dari 90% penderita hyperurisemia menetap mengalami gangguan
pada proses pembuangan asam urat di ginjal. Penurunan pengeluaran
asam urat pas tubulus ginjal terutama disebabkan oleh kondisi asam
darah meningkat (Ketoasidosis DM, kelaparan, keracunan alkohol,
keracunan obat aspirin dan lain-lain). Selain itu, penggunaan
beberapa obat (contohnya Pirazinamid salah satu obat dalam paket
terapi TBC) dapat berpengaruh dalam menghambat pembuangan asam
urat.
*) Kombinasi keduanya
Konsumsi alkohol mempermudah terjadinya hyperurisemia, karena
alkohol mengingkatkan produksi serta menurunkan pembuangan asam
urat. Minuman beralkohol contohnya bir, terkandung purin yang
tinggi serta alkoholnya merangsang produksi asam urat di hati. Pada
proses pembuangan, hasil mtebolisme alkohol menghambat pembuangan
asam urat di ginjal.
4. Berapa normalnya jumlah asam urat dalam darah?
Bagi pria kadar normal tidak lebih dari 7 mg/dl sedangkan bagi
wanita tidak lebih dari 6 mg/dl.
5. Siapa yang lebih beresiko peningkatan asam urat?
Menurut beberapa sumber, dilaporkan bahwa tidak semua orang dengan
peningkatan asam urat (hyperurisemia) akan menderita penyakit
artritis gout, karena tidak semua penyakit rematik berkaitan dengan
peningkatan asam urat. Namun faktor-faktor resiko terjadinya
penyakit gout ini adalah kondisi sebagai berikut:
*) Kegemukan
*) Peminum alkohol
*) Keturunan
*) Kurang minum air putih
*) Memiliki gangguan ginjal dan peningkatan darah tinggi
6. Bagaimana sebenarnya proses penguraian asam urat dalam tubuh?
Asam urat berasal dari purin. urin sendiri adalah zat yang terdapat
dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup.
Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini,
lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin
terebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan
buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil
perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal?atau karena
penyakit tertentu.
Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses
(kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan
asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Hal
lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu
banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin.
Asam urat yang berlebih akan terkumpul pada persendian sehingga
menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.
7. Apa solusi alami dan tidak membahayakan untuk tubuh?
Penderita asam urat setelah menjalani pegobatan yang tepat dapat
diobati sehingga kadar asam urat dalam tubuhnya kembali normal.
Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat, maka
disarankan agar mengontrol makanan yang dikonsusmsi sehingga dapat
menghindari makan yang banyak mengandung prin.
Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal. Kadar
normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0 hingga 7 untuk
pria.
Kontrol makanan yang dikonsumsi! Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita dapat
membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.
8. Serta makanan apa saja yang menjadi pantangan?
Makanan dan minuman yang mengandung purin
Kadar tinggi & sebaiknya dihindari:
Hati, ginjal, sarden, ikan herring, daging, bacon (daging babi yang
dikukus), codfish, scallops, trout, haddock, daging anak lembu,
venison (daging rusa), kalkun, minuman beralkohol
Kadar sedang, dapat dikonsumsi sekali-kali:
Asparagus, daging sapi, bouillon, daging ayam, kepiting, daging
bebek, paha babi, buncis, jamur, lobster, tiram, pork, udang,
bayam
Kadar Rendah, bebas dikonsumsi:
Nasi,tepung, minyak, gula, ubi, jagung, kopi, buah, roti, makaroni,
keju, telur, produk susu, gula, tomat, sayur hijau (kecuali yang
telah disebutkan sebelumnya), minuman berkarbonasi (SODA)
9. Mengapa alkohol bisa menyebabkan tingginya asam urat dalam
tubuh?
Alkohol itu menyebabkan pembuangan asam urat lewat urine itu ikut
berkurang sehingga asam uratnya tetap bertahan di dalam darah.
Konsusmsi ikan laut yang tinggi juga mengakibatkan asam urat.
Asupan yang masuk ke tubuh juga mempengaruhi kadar asam urat dalam
darah. Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah
menjadi asam urat.
10. Jika tidak segera ditangani dengan serius, apa yang akan terjadi?
a. Radang sendi akibat asam urat (gouty arthritis)
Komplikasi hiperurisemia yang paling dikenal adalah radang sendi
(gout). Telah dijelaskan sebelumnya bahwa, sifat kimia asam urat
cenderung berkumpul di cairan sendi ataupun jaringan ikat longgar.
Meskipun hiperurisemia merupakan faktor resiko timbulnya gout,
namun, hubungan secara ilmiah antara hiperurisemia dengan serangan
gout akut masih belum jelas. Atritis gout akut dapat terjadi pada
keadaan konsentrasi asam urat serum yang normal. Akan tetapi,
banyak pasien dengan hiperurisemia tidak mendapat serangan atritis
gout.
Gejala klinis dari Gout bermacam-macam, yaitu, hiperurisemia tak
bergejala, serangan akut gout, gejala antara (intercritical),
serangan gout berulang, gout menahun disertai tofus.
Keluhan utama serangan akut dari gout adalah nyeri sendi yang amat
sangat yang disertai tanda peradangan (bengkak, memerah, hangat dan
nyeri tekan). Adanya peradangan juga dapat disertai demam yang
ringan. Serangan akut biasanya puncaknya 1-2 hari sejak serangan
pertama kali. Namun pada mereka yang tidak diobati, serangan dapat
berakhir setelah 7-10 hari. Serangan biasanya berawal dari malam
hari. Awalnya terasa nyeri yang sedang pada persendian. Selanjutnya
nyerinya makin bertambah dan terasa terus menerus sehingga sangat
mengganggu.
Biasanya persendian ibu jari kaki dan bagian lain dari ekstremitas
bawah merupakan persendian yang pertama kali terkena. Persendian
ini merupakan bagian yang umumnya terkena karena temperaturnya
lebih rendah dari suhu tubuh dan kelarutan monosodium uratnya yang
berkurang. Trauma pada ekstremitas bawah juga dapat memicu
serangan. Trauma pada persendian yang menerima beban berat tubuh
sebagai hasil dari aktivitas rutin menyebabkan cairan masuk ke
sinovial pada siang hari. Pada malam hari, air direabsobsi dari
celah sendi dan meninggalkan sejumlah MSU.
b. Tofi pada kedua tangan
Serangan gout akut berikutnya biasanya makin bertambah sesuai
dengan waktu. Sekitar 60% pasien mengalami serangan akut kedua
dalam tahun pertama, sekitar 78% mengalami serangan kedua dalam 2
tahun. Hanya sekitar 7% pasien yang tidak mengalami serangan akut
kedua dalam 10 tahun.
Pada gout yang menahun dapat terjadi pembentuk tofi. Tofi adalah
benjolan dari kristal monosodium urat yang menumpuk di jaringan
lunak tubuh. Tofi merupakan komplikasi lambat dari hiperurisemia.
Komplikasi dari tofi berupa nyeri, kerusakan dan kelainan bentuk
jaringan lunak, kerusakan sendi dan sindrom penekanan saraf.
c. Komplikasi hyperurisemia pada ginjal
Tiga komplikasi hyperurisemia pada ginjal berupa batu ginjal,
gangguan ginjal akut dan kronis akibat asam urat. Batu ginjal
terjadi sekitar 10-25% pasien dengan gout primer. Kelarutan kristal
asam urat meningkat pada suasana pH urin yang basa. Sebaliknya,
pada suasana urin yang asam, kristal asam urat akan mengendap dan
terbentuk batu.
Gout dapat merusak ginjal, sehingga pembuangan asam urat akan
bertambah buruk. Gangguan ginjal akut gout biasanya sebagai hasil
dari penghancuran yang berlebihan dari sel ganas saat kemoterapi
tumor. Penghambatan aliran urin yang terjadi akibat pengendapan
asam urat pada duktus koledokus dan ureter dapat menyebabkan gagal
ginjal akut. Penumpukan jangka panjang dari kristal pada ginjal
dapat menyebabkan gangguan ginjal kronik.
Ingin asam urat turun dalam 14 hari? Gunakan Suplemen ini Sebagai Penurun Asam Urat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar